KISAH NYATA, IBU RUMAH TANGGA BEROMZET PULUHAN JUTA PERBULAN

KISAH NYATA, IBU RUMAH TANGGA BEROMZET PULUHAN JUTA PERBULAN

Kisah nyata dialami seorang ibu rumah tangga yang memutuskan berhenti bekerja untuk mengurus anak dirumah. Ibu Dewi, seorang wanita yang pernah berkarir belasan tahun dan terbiasa memiliki uabg sendiri,  kini harus berdiam dirumah merawat anak. Tentu kejenuhan tersendiri baginya.

Bermodalkan uang 3 juta pemberian suaminya, ia memulai bisnis kuliner warung lontong opor. Ia hanya menghabiskan 800 ribu untuk membeli perkakas dan bahan memasak. Warung kecil-kecilan dirumahnya ia buka pukul 4 hingga 9 pagi, menyajikan menu sarapan lontong opor.

1-2 bulan berjalan lancar dengan laba bersih 85 ribu perhari/2,2juta perbulan dari penjualan 70 porsi perharinya. Hingga kejenuhan konsumen mulai muncul,  Sehingga bu Dewi menambah menu soto dan pecel.  Namun tak merubah apapun. Pendapatan menurun hingga suatu hari ada seorang pedagang bakso menawarkan diri untuk menjajakan lontong opor miliknya di pagi hari.

Dengan modal 3,5 jt bu Dewi mewujudkan tawaran tersebut untuk membuat gerobak dan membeli peralatan. 1 bulan berlalu tak menampakkan hasil,  bahkan terkadang sisa. Bu Dewi tak putus asa. Hingga bulan kedua mulai nampak antusias konsumen. Menu opornya mulai dikenal khalayak.

3 tahun berjalan,  kini usaha lontong opor keliling milik bu Dewi berkembang pesat.  Ia telah memiliki 4 gerobak dengan 8 karyawan yaitu 4 sebagai juru masak dan 4 lagi sebagai penjajah keliling.

Dengan 4 gerobak tersebut bu Dewi bisa menjual lebih dari 350 porsi. Dengan harga jual hanya 6 ribu perporsi, bu Dewi membukukan omzet harian sekitar 2 juta,  yang artinya sama dengan 60 juta perbulan. Dengan demikian bu Dewi  memiliki income sendiri dan tetap bisa menemani anak dirumah.

Kisah nyata ini semoga dapat memotifasi anda untuk bangkit dan beraksi. Tak akan ada akhir tanpa permulaan. Segeralah mulai, sebelum didahului tetangga anda.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel