PELUANG BISNIS WARUNG SOTO

Diposting oleh On Rabu, Desember 17, 2014

PELUANG BISNIS WARUNG SOTO

Soto, siapa yang tidak tahu menu khas Indonesia yang satu ini. Mulai dari anak-anak, dewasa, tua, muda, ekonomi bawah, menengah hingga atas, semua suka soto. Terutama soto yang memiliki ciri khas, rasa yang enak, dan lezat.

Ada banyak macam nama soto, ada Soto Madura, Soto Makasar, Soto Betawi, Soto Padang, Soto Kudus, dan lain-lain. Jenisnyapun juga banyak, ada soto daging, soto ayam, soto kambing, bahkan soto babat. Namun yang paling banyak penggemarnya adalah soto ayam dan soto daging, baik yang berkuah bening maupun kental. 

Bila anda tertarik dengan bisnis warung soto ini, anda bisa memulai membuka warung soto dari pagi hingga petang, mengingat orang kerap kali menjadikan soto sebagai  menu sarapan, makan siang bahkan makan malam. Anda bisa menggunakan gerobak (kaki lima), atau warung dengan lokasi yang strategis seperti kawasan industri, kampus, pasar, pusat perbelanjaan dan lain-lain.

Kelezatan soto terletak pada bumbunya. Tentunya anda harus menentukan terlebih dahulu soto apa yang akan anda buat, soto Madura-kah, Makasar-kah, Betawi-kah atau yang lainnya. Karena tentunya masing-masing merek soto tersebut memiliki racikan dan pengolahan yang berbeda.

Untuk penyajian, pada umumnya soto di hidangkan diatas mangkuk yang telah berisi nasi, potongan daging, tauge, soun, kol, seledri, bawang goreng, kerupuk/emping dan untuk khas Wonosari atau Jogja diberi tambahan lenthuk (sejenis perkedel yang terbuat dari singkong). Agar lebih lengkap cita rasanya sediakan sate telur puyuh bacem atau sate kerang. Dan jangan lupa, agar lebih segar tambahkan sambal dan perasan jeruk nipis. Harga jual soto biasanya Rp.5.000,- permangkuk, atau bisa disesuaikan dengan lokasi berjualan.

Agar bisnis anda lancar lakukan promosi dari mulut ke mulut dan memasang banner disertai gambar yang menggugah selera. Dan yang paling penting adalah selalu menjaga kualitas rasa yang khas dan lezat, serta memberikan pelayanan yang baik dan ramah.

Analisa Modal

Modal awal;
Gerobak lengkap Rp.1.500.000,-
Bahan baku awal Rp.   500.000,-
Peralatan          Rp.   500.000,-
Total                        Rp.2.500.000,-

Biaya operasional / bulan;
Bahan baku dan bumbu
(Rp.300.000,- x 30 hari)           Rp. 9.000.000,-
Gas elpiji 3 kg x 10           Rp.    135.000,-
Minyak goreng Rp.8.500 x 30 hari   Rp.    255.000,-
Lain-lain                           Rp.      50.000,-
Jumlah                   Rp. 9.440.000,-

Omset / bulan
(75 porsi x Rp.5.000) x 30   Rp.11.250.000,-

Laba bersih / bulan
Rp.11.250.000 - Rp.9.440.000    Rp.1.810.000,-

Dengan demikian maka modal awal anda akan kembali dalam waktu 2 bulan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »