Laba Ternak Ayam Bisa Untuk Haji

Diposting oleh On Rabu, Desember 24, 2014

Bisnis ternak ayam sangat cocok bagi masyarakat desa yang memiliki lahan luas untuk beternak. Terutama bagi anda yang suka dan penyayang binatang, tak ada salahnya hobi memelihara binatang sekaligus dijadikan langkah awal untuk berbisnis binatang ternak. Salah satunya ayam, mengapa harus ayam, karen ayam lebih mudah untuk dikembangbiakkan dan mudah pemasarannya.

Kita ambil satu jenis ayam untuk diternak, misalnya ternak ayam Bangkok. Ayam Bangkok harga jualnya lebih tinggi 2 kali lipat dibanding ayam kampung biasa. Sama-sama berternak untuk diambil labanya, mengapa tak pilih yang paling menguntungkan sekalian! Betuk tidak?. Pemeliharaan ayam Bangkok sama seperti ayam kampung pada umumnya. Memberi makan dan minum tiap pagi dan sore agar cepat besar dan gemuk, memberi vitamin pada waktu tertentu agar tidak mudah sakit. Melepasnya tiap pagi agar ayam menjadi lincah dan memasukkan ke dalam kandang menjelang sore hari agar ayam tidak hilang dicuri orang. Sangat mudah sekali bukan. Jika anda serius menekuninya maka anda akan panen laba kurang dari 3 bulan.

Ada beberapa hal yang perlu anda siapkan terlebih dahulu sebelum memulai beternak ayam;
- Lahan untuk beternak (bisa memanfaatkan pekarangan rumah).
- Kandang sebagai rumah ayam (agar bisa berteduh saat cuaca panas dan hujan)
- Pakan ayam (katul) dan vitamin ayam
- Modal untuk membeli ayam

Mula-mula anda cukup membeli 3 pasang ayam induk (jantan dan betina) untuk kemudian dibiakkan. Satu ekor ayam betina biasanya akan bertelur sebanyak kurang lebih 12 telur / dua bulan. Setelah menetas, anak ayam anda pisahkan dari induk untuk mendapat perawatan eksklusif agar bisa bertahan hidup, cepat besar dan lebih sehat dibanding ikut induknya.

Jika 1 induk ayam menetaskan setidaknya 12 ekor ayam / dua bulan, maka dalam setahun anda akan punya 72 ayam. Kemudian dijual dengan harga Rp.80.000 / ekor, maka uang yang anda kantongi Rp.5.760.000. Itu baru keuntungan dari 1 induk ayam. Bagaimana?, mau kaya dengan hanya beternak ayam?. Mari kita hitung bersama omzetnya.

Omzet / 1 tahun dari 3 induk ayam,
- per-2 bulan menetas 36 ayam
- per-1 tahun menetas 216 ayam
- 216 ayam x Rp.80.000 = Rp.17.280.000,- (bisa beli motor baru)

Omzet / 3 tahun
- Rp.17.280.000 x 3 = Rp.51.840.000,- (bisa untuk naik haji)

Yang terpenting dalam bisnis ternak ayam adalah keuletan dan kesabaran dalam merawat ayam, serta pandai memprediksi peluang pasar (kapan ayam laku mahal dan kapan ayam laku murah saat dijual).

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »